Bank Danamon Akui 140 Karyawan DSP Direkrut dari BPR

Bank Danamon Akui 140 Karyawan DSP Direkrut dari BPR

- detikFinance
Selasa, 01 Mar 2005 11:24 WIB
Jakarta - Bank Danamon mengakui sekitar 3,5 persen dari 4000 karyawan atau 140 karyawan unit Danamon Simpan Pinjam (DSP) berasal dari sejumlah BPR (Bank Perkreditan Rakyat). Namun ditegaskan, karyawan BPR itu tidak dibajak, melainkan masuk melalui prosedur normal.Demikian disampaikan wakil Dirut Bank Danamon Emirsyah Satar saat RDPU dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/3/2005). Rapat ini sendiri digelar oleh Komisi XI DPR RI terkait adanya pengaduan dari BPR bahwa program DSP sangat merugikan BPR.Sebelumnya Perbarindo (Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia) mengadukan soal DSP. Perbarindo mengeluhkan DSP yang sudah membajak karyawannya dan selanjutnya diikuti dengan para nasabahnya lari ke DSP. Emirsyah menjelaskan, alasan utama karyawan BPR ingin bergabung dengan DSP karena ingin mendapatkan jenjang karir yang lebih jelas. Namun ia mengakui bahwa berdasarkan rapat antara Bank Danamon dan Perbarindo yang difasilitasi BI telah diputuskan Bank Danamon tidak akan mengambil lagi karyawan dari BPR. Ia juga menegaskan bahwa Bank Danamon juga tidak pernah bermaksud mengambil nasabah BPR. Akan tetapi dengan plafon pinjaman DSP yang rata-rata Rp 20 juta atau lebih besar dibandingkan rata-rata pinjaman yang diberikan BPR sebesar Rp 5 juta, menyebabkan 1,6 persen nasabah DSP saat ini pernah menjadi nasabah BPR. Menurut Emirsyah, program DSP tidak dimaksudkan untuk merebut pangsa pasar BPR. Bank Danamon saat ini tetap berupaya menjalin kerjasama dengan kalangan BPR. Terkait dengan suku bunga yang dianggap lebih rendah, Emirsyah membantahnya karena suku bunga yang dipatok DSP adalah suku bunga yang menyesuaikan pasar terutama mengacu pada suku bunga yang diterapkan BRI. Alasan mengacu kepada BRI karena bank itu merupakan market leader di sektor UMKM. Menjawab soal kepedulian Bank Danamon terhadap perkembangan BPR, Emirsyah mengatakan bahwa Bank Danamon hingga saat ini tetap menjalin kerjasama dengan sejumlah BPR terkait dengan linkage programme. Saat ini Bank Danamon telah menyalurkan dana Rp 200 miliar untuk 100 BPR dan pada tahun 2005 ini ditargetkan bisa menjalin linkage programme dengan 300 BPR. Berdasarkan data per 31 Desember 2004, Bank Danamon meniliko 264 DSP yang melayani 147 ribu nasabah yang berhasil menghimpun dana Rp 280 miliar dan menyalurkan pinjaman Rp 665 miliar. Cabang-cabang itu tersebar di kota-kota di Jawa, Bali, Sumatera. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads