Di sela kunjungan kerjanya di Kota Cirebon, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyempatkan berkunjung ke pondok Buntet Pesantren Cirebon yang berlokasi di Astanajapura.
Di lokasi ini, Rini bersilaturahmi langsung dengan puluhan kiai se-Jawa Barat. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk mempromosikan program Kredit Usaha Rakayat (KUR) yang dilaksanakan Bank-bank pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).
"Mohon maaf Pak Kiai, ini saya silaturahmi sambil jualan KUR, karena ini memangβ program Pak Presiden (Joko Widodo/Jokowi)," kata Rini memulai sambutannya dalam kesempatan tersebut, Jumat (16/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kredit yang diberikan lewat program ini, kata dia, punya sejumlah keunggulan yang diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang ingin memulai usahanya di tengah ekonomi yang sulit seperti saat ini.
Dari mulai bunganya yang rendah hanya 12%, yang sebelumnya mencapai 22%. Juga proses pencairan yang mudah dan terarah difokuskan untuk beberapa usaha salah satunya sektor pertanian. Adapun besaran Kredit yang diberikan bervariasi dari mulai Rp 5-20 juta.
"Jadi nanti Pak Kiai kalau banyak warga sini yang mau KUR bisa langsung hubungi BRI, karena ini program BRI," tegas Rini.
(dna/ang)











































