Demikian laporan yang dikutip dari Chinadaily, Minggu (25/10/2015)
Berdasarkan rencana pemberantasan korupsi sebelumnya, tim dari Communist Party of China's Central Commission for Discipline Inspection (CCDI) akan memeriksa semua perusahaan BUMN yang ada di bawah langsung pemerintah pusat. Pihak CCDI akan mengumumkan temuan dari hasil pemeriksaan tahap kedua pada pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ada juga akan ada pemeriksaan terhadap konglomerat perusahaan keuangan CITIC Group Corporation, bank-bank BUMN bidang industri dan komersial, juga dua perusahaan asuransi besar China yaitu China Life dan the People's Insurance Company of China.
Bahkan dua perusahaan bursa saham di China yaitu Shanghai Stock Exchange and Shenzhen Stock Exchange keduanya masuk dalam daftar inspeksi.
Sebelumnya pihak Komite Partai Komunis China atau Communist Party of China (CPC) telah mempublikasikan tentang revisi soal regulasi kedisiplinan di lembaga-lembaga negara pada Rabu pekan lalu. Hal ini untuk meningkatkan manajemen 88 juta para anggota CPC dalam mendorong gerakan anti korupsi di China.
Saat ini, banyak pejabat tinggi di China 'disikat' terkait tindakan korupsi, antara lain Ling Jihua yang merupakan mantan anggota Komite Pusat dari Partai Komunis China, dan mantan bos BUMN China Resources (Holdings) Co Ltd.
Genderang perang terhadap korupsi sudah dikomandangkan oleh Presiden China Xi Jinping saat mulai menjabat.
Seperti diketahui pertengahan November 2012, suksesi kepemimpinan di China telah dimulai. Partai Komunis China (PKC), partai berkuasa di China, telah mengumumkan kepemimpinan baru di tubuh Partai Komunis China untuk 10 tahun ke depan. Wapres Xi Jinping mengambil alih jabatan presiden dari Hu Jintao, yang kini menjabat ketua partai Komunis China.
(hen/hen)











































