BI Masih Waspadai Gejolak Ekonomi di Luar Negeri

BI Masih Waspadai Gejolak Ekonomi di Luar Negeri

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 29 Okt 2015 15:45 WIB
BI Masih Waspadai Gejolak Ekonomi di Luar Negeri
Jakarta - Kondisi ekonomi dalam negeri diakui Bank Indonesia (BI) baik dan menunjukkan kestabilan. Namun kondisi ekonomi di luar negeri masih perlu diwaspadai, karena adanya gejolak.

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, pertumbuhan ekonomi dunia saat ini belum menunjukkan adanya stabilitas.

"Jadi saya ingin katakan secara umum ekonomi Indonesia menunjukkan perbaikanβ€Ž dan kita sambut baik. Dan ini terlihat juga ketika paket pemerintah yang membawa respons positif dari pasar. Namun kondisi dunia tetap perlu diwaspadai, karena pertumbuhan ekonomi dunia belum tunjukan kondisi yang menjamin stabilitas makro dan sistem keuangan, maupun makro ekonomi sudah lebih baik di Oktober ini," tutur Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan Agus ini dilontarkan menjawab pertanyaan soal kemungkinan penurunan suku bunga acuan BI atau BI Rate. Sebab kondisi inflasi cukup rendah, dan tahun ini diprediksi bisa di bawah 4%.

Agus menyatakan, pertimbangan soal tingkat BI Rate tidak hanya terkait kondisi ekonomi internal dalam negeri, namun juga kondisi ekonomi di luar negeri.

"Kondisi domestik harus juga dilengkapi dengan kondisi eksternal yang memungkinan stance (kebijakan) yang lebih longgar. Kalau tidak ada itu, tentu kita harus juga meyakini ketidakstabilan sistem keuangan dan makro," kata Agus.

(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads