Vice President Micro Banking Bank Mandiri Sumedi mengatakan program Jaring tersebut bertujuan menjawab kebutuhan stakeholders terhadap informasi tentang database Kelautan dan Perikanan, skim pembiayaan, pemetaan risiko bisnis dan dukungan regulasi dari otoritas terkait.
Sasaran utama Program Jaring adalah peningkatan pertumbuhan pembiayaan di sektor Kelautan dan Perikanan (KP) dengan target pertumbuhan pembiayaan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahap awal terdapat 8 bank pelopor pembiayaan di program Jaring, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTPN, Danamon, Bank Permata, Bank Bukopin dan BPD Sulselbar.
Corporate Communications Head Bank Mandiri Ahmad Reza mengemukakan bahwa, Bank Mandiri sendiri hingga September 2015 telah menyalurkan kredit sekitar Rp 624 miliar ke sektor perikanan. Penyaluran kredit itu merupakan bagian dari pembiayaan Bank Mandiri ke sektor Kemaritiman yang mencapai Rp 16,8 triliun.
Bank Mandiri, lanjut Reza, bersama OJK, kementerian kelautan dan perikanan, serta beberapa bank pendukung lain menyelenggarakan kegiatan Program Jaring 2015 di Dusun Sendang Biru, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sendang Biru dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil ikan tuna terbesar di Jawa Timur dan memiliki potensi menjadi penghasil ikan tuna terbaik, dari sisi kuantitas dan kualitas.
Lembaga Jasa Keuangan yang dapat mendorong pengembangan usaha. Kegiatan program Jaring di Desa Sendang Biru Malang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai potensi bisnis kelautan dan perikanan khususnya di Pantai Sendang Biru, Malang dan memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan dari lembaga jasa keuangan melalui Program Laku Pandai.
(ang/ang)











































