Jaring merupakan program bersama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menyalurkan kredit berbunga rendah untuk para nelayan.
Tercatat ada 8 bank partner dalam program Jaring yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN), PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Bukopin Tbk dan PT BPD Sulselbar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain perbankan, program Jaring juga melibatkan industri keuangan non bank (IKNB), melalui konsorsium perusahaan pembiayaanβ, asuransi jiwa, asuransi umum dan penjaminan.
Berdasarkan pantauan detikFinance, Jumat (13/11/2015) lokasi acara sudah dipenuhi tamu undangan. Khususnya para nelayan setempat. Meskipun acara baru dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.
Hadir dalam acara ini adalah Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Haddad beserta jajaran, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta 13 Direksi Bank dan Direksi dari industri keuangan non bank. Dijadwalkan hadir juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan DPRD.
Dalam rangka akselerasi akses keuangan bagi pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan, dalam kegiatan di Sendangbiru terdapat 5 bank partner yang meluncurkan Kartu JARING secara perdana. Yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Sinarmas dan Bank Jatimβ.
Kemudian enyerahan perjanjian kredit oleh 10 bank partner dan pemberian bantuan kepada masyarakat. Realisasi kredit baru diberikan oleh BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Permata, Bank Bukopin, BCA, Bank CIMB NIaga, Bank Maybank Indonesia, Bank Sinarmas dan Bank Jatim kepada debitur sektor kelautan dan perikanan.
(mkl/ang)











































