Bayar Utang LN, Cadangan Devisa RI Turun US$ 60,3 Juta
Kamis, 03 Mar 2005 10:24 WIB
Jakarta - Posisi cadangan devisa pada minggu keempat Februari 2005 turun US$ 60,30 juta menjadi US$ 36,54 miliar dibandingkan posisi minggu sebelumnya. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri. Sementara untuk posisi Uang Primer pada 28 Februari 2005 menurut siaran pers dari BI, Kamis (3/3/2005) tercatat sebesar Rp 180,03 triliun atau meningkat sebesar Rp 6,16 triliun dari posisi tanggal 23 Februari 2005. Hal tersebut seiring dengan faktor musiman, terutama meningkatnya uang kertas dan uang logam yang diedarkan.Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat turun sebesar Rp 1,20 triliun hingga mencapai Rp 207,11 triliun, terutama disebabkan oleh penerimaan lelang SUN, penerimaan migas dan pajak. Kredit Likuiditas Bank Indonesia relatif tidak mengalami perubahan. Adapun Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan dampak ekspansi sebesar Rp 7,50 triliun. Dengan perkembangan di atas, NDA (Net Domestic Asset) dalam minggu ini memberikan pengaruh ekspansi sebesar Rp 6,31 triliun sehingga menjadi Rp 5,53 triliun.
(qom/)











































