Muliaman: Lembaga Penjamin Jadi Kekuatan UMKM untuk Dapat KUR

Muliaman: Lembaga Penjamin Jadi Kekuatan UMKM untuk Dapat KUR

Lani Pujiastuti - detikFinance
Senin, 16 Nov 2015 11:54 WIB
Muliaman: Lembaga Penjamin Jadi Kekuatan UMKM untuk Dapat KUR
Foto: Lani/detikFinance
Nusa Dua - Sebanyak 500 peserta perwakilan lembaga penjaminan dari 11 negara berkumpul dalam International Guarantee Seminar dan 28th Asian Credit Supplementation Institution Confederation (ACSIC) di Nusa Dua, Bali, Senin (16/11/2015).

Hadir dalam pembukaan acars tersebut di ntaraya Deputi Bidang Fiskal Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Bobby Rafinus, dan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Assipindo) sekaligus Direktur Utama Perum Jamkrindo, Diding S. Anwar.

Para delegasi datang untuk berdiskusi tentang implementasi penjaminan kredit khususny kredit UMKM di masing-masing negara. Kondisi di Indonesia, besarnya alokasi dana KUR belum diikuti dengan kemudahan untuk mengaksesnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seminar ini menjadi ajang saling tukar pengalaman pelaksanaan penjaminan kredit khususnya di negara berkembang. Di Indonesia dan negara berkembang pada umumnya, UMKM merupakan sektor utama penggerak kegiatan ekonomi masyarakat," kata Diding S Anwar, Direktur Utama Perum Jamkrindo dalam Pembukaan International Guarantee Seminar and 28th Asian Credit Supplementation Institution Confederation (ACSIC) Conference di Westin Hotel, Nusa Dua, Bai, Senin (16/11/2015).

Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan bahwa lembaga penjaminan berperan besar menggerakkan UMKM sebagai sektor penggerak ekonomi RI Melalui akses kredit ush rakyat (KUR).

"Lembaga penjaminan di Indonesia akan belajar membuka akses layanan keuangan dari berbagai negara bagi UMKM yang akan menjadi satu kekuatan besar bagi UMKM. Pemerintah sudah punya mengalaman sejak 2007 memperkenalkan KUR yang juga melibatkan Jamkrindo. Harapan pemerintah, KUR tidak hanya mudah diakses dan juga sudah turun bunganya 12 persen," kata Muliaman.

Deputi Bidang Fiskal Kemenko Ekonomi Bobby Rafinus menambahkan, penyaluran kredit tidak lepas dari peran lembaga penjaminan.

"Di Indonesia, peran lembaga penjaminan kredit sangat penting. Salah satu BUMN penjaminan kredit berperan menyukseskan penyaluran kredit UMKM yang anggarannya mencapai Rp 30 triliun tahun ini," kata Bobby.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads