Suku Bunga AS Diprediksi Naik Akhir Tahun, Bagaimana Nasib Rupiah?

Suku Bunga AS Diprediksi Naik Akhir Tahun, Bagaimana Nasib Rupiah?

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 17 Nov 2015 20:07 WIB
Suku Bunga AS Diprediksi Naik Akhir Tahun, Bagaimana Nasib Rupiah?
Jakarta -

Federal Reserve (The Fed) atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) diprediksi bakal menaikan suku bunga acuan bulan depan. Hal ini didukung oleh data sektor tenaga kerja di AS yang menunjukan penurunan pengangguran dan pertambahan gaji

Jika The Fed jadi menaikan suku bunga, menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo,‎ hal itu akan berdampak terhadap pasar keuangan global. Khususnya mata uang di berbagai negara berkembang. Rupiah berpeluang mengikuti arah‎ mata uang lain yang melemah terhadap dolar AS.

Tentunya BI telah menyiapkan berbagai antisipasi. Salah satunya dengan menahan suku bunga acuan pada level 7,50%. Diharapkan tentunya reaksi pasar tidak berlebihan dan mendorong kestabilan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahwa BI selama ini sudah menempuh langkah antisipasi terhadap kemungkinan suku bunga Fed Fund Rate. Bahwa timing dari Fed Fund Rate itu sudah masuk dalam simulasi kebijakan BI. Yang sulit diprediksi adalah reaksi pasar terhadap apa yang dilakukan oleh The Fed,"‎ ungkap Perry di Kantor Pusat BI, Jakarta, Selasa (17/11/2015)

Perry menyebut ‎kondisi ini sebagai ketidakpastian. Tentunya reaksi pasar akan muncul beberapa waktu sebelum rapat FOMC (Federal Open Market Committee) atau rapat dewan gubernur bank sentral AS dimulai, sampai pada akhirnya keputusan dibacakan.

"Jadi ketidakpastian di pasar global karena kemungkinan-kemungkinan itu.‎ BI sudah menyiapkan antisipasi, tapi menag reaksi pasar yang sulit dikendalikan," paparnya.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara ‎menambahkan, keputusan The Fed sebenarnya sudah diketahui sejak lama. Respon dari investor pun sudah dimulai sejak 2013, ketika The Fed mengumumkan penghentian stimulus quantitative easing yang diluncurkan beberapa tahun sebelumnya.

‎"Kami paham kita harus perhatikan situasi eksternal, bahwa The Fed ‎akan meningkatkan suku bunga dan diketahui oleh pasar sejak lama, meski secara gradual, maka dari itu kami tetap berhati-hati," kata Mirza pada kesempatan yang sama.

(mkl/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads