Pagi ini, festival GNNT dibuka oleh Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Eni V Panggabean bersama 13 pimpinan perbankan. Acara ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Cinta Non Tunai yang dilaunching pada Agustus 2015 lalu.
Eni dalam pembukaannya menyampaikan melalui kegiatan ini, BI ingin mengedukasi masyarakat agar semakin banyak pengguna uang elektronik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan uang elektronik, kata Eni, sejak diluncurkan pada Agustus 2015 perkembangannya sangat pesat. Ia mengatakan, sejak dicanangkan Agustus sampai September 2015 pertumbuhan uang elektronik sebesar 71% dan volumenya naik 217%.
"Gerakan non tunai berhasil meningkatkan penggunaan uang elektronik. Sampai saat ini uang elektronik yang sudah dikeluarkan oleh berbagai bank mencapai 43 juta uang elektronik. Uang elektronik ini digunakan untuk berbagai hal seperti parkir, transportasi dan lainnya," ungkap Eni.
BI juga mengadakan talkshow bertajuk Layanan Keuangan Secara Digital dalam rangkaian festival GNNT tersebut. Selain itu, ada 5 bank meluncurkan uang elektronik khusus edisi GNNT di antaranya Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA dan Bank DKI.
Sebanyak 13 bank yang turut meramaikan Festival Gerakan Non Tunai diantaranya BCA, BNI, Mandiri, Bank BRI, Danamon, Citi Bank, Bank DKI, HSBC, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Muamalat, Maybank, dan Standard Chartered Bank.
(ang/ang)











































