Omzet Bisa Rp 70 Juta/Hari, Jasa Gadai Pinggir Jalan Menjamur

Omzet Bisa Rp 70 Juta/Hari, Jasa Gadai Pinggir Jalan Menjamur

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 20 Nov 2015 13:25 WIB
Omzet Bisa Rp 70 Juta/Hari, Jasa Gadai Pinggir Jalan Menjamur
Jakarta -

Usaha gadai tunai pinggir jalan menjamur di sejumlah sudut kota, di Jakarta pun demikian. Salah satunya di sepanjang jalan Pramuka, atau Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Timur.

Meski telah benyak berdiri usaha sejenis, nyatanya binis gadai pinggir jalan ini tetap laris. Bahkan semakin bertambah dari tahun ke tahun.

Hikmah, Pegawai Pusat Gadai di Jalan Pramuka mengatakan, dalam sehari omzet atau total pinjaman dalam hari normal berkisar antara Rp 60-70 juta per hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gadai ramainya kapan kurang tahu pastinya. Kalau rata-rata mungkin antara Rp 60-70 juta sehari. Kalau ramai tentu bisa lebih, tapi nggak tahu pastinya, karena nggak pernah hitung," kata Hikmah saat ditanya detikFinance, Jumat (20/11/2015).

Dia menuturkan, meski bunganya cukup tinggi yakni sebesar 10% yang dihitung per bulan, tak menyurutkan animo masyarakat menggunakan jasa gadai tunai.

"Proses cepat, tinggal bawa BPKB selesai. Elektronik juga sama, kita banyak yang bisa digadai kayak HP, laptop, kamera," katanya.

Hikmah mencontohkan, nasabah bisa langsung mendapatkan uang tunai Rp 2 juta tak kurang dari 10 menit untuk BPKB motor tahun 2012. Sementara untuk BPKB mobil di tahun yang sama bisa diperoleh pinjaman Rp 8 juta.

"Itu nilai gadai bisa berubah kalau misal pajaknya mati, kemudian nama di BPKB tidak sesuai dengan nama KTP. Pastinya harganya lebih murah," ujar Hikmah.

Masih di Jalan Pramuka, petugas Gadai Bangun mengungkapkan, pihaknya setidaknya menerima 10-20 gadai dalam sehari.

"Masih sepi karena baru 2 bulan buka. Kalau nilai pinjaman kurang tahu. Ini kan juga cabang baru, kita ada cabang lain kaya di Cempaka Putih," terang Vera.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads