Pelni Gandeng Bank Mandiri untuk Layanan Perbankan

Pelni Gandeng Bank Mandiri untuk Layanan Perbankan

Angga Aliya - detikFinance
Minggu, 22 Nov 2015 17:03 WIB
Pelni Gandeng Bank Mandiri untuk Layanan Perbankan
Jakarta - Bank Mandiri menyediakan layanan perbankan kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk mendorong efisiensi dan efektifitas pengelolaan transaksi keuangan.

Kesepakatan kerjasama layanan ini ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin dan Direktur Utama Pelni Elfien Goentoro, yang disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno di KM Kelud milik Pelni.

Melalui kerjasama ini, Bank Mandiri dan Pelni akan mengimplementasikan fasilitas liquidity management yang meliputi cash management, e-tax dan host-to-host e-ticketing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fasilitas layanan perbankan tersebut melengkapi sinergi Bank Mandiri dan Pelni sebelumnya seperti, pemberian fasilitas kredit modal kerja, trade finance, treasury line, payroll pegawai dan co-branding kartu pegawai.
Β 
Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin mengatakan, layanan perbankan Mandiri kepada Pelni ini, merupakan salah satu bentuk sinergi positif antar perusahaan milik negara dalam mengembangkan bisnis sehingga ke depan dapat memberikan nilai tambah yang lebih baik bagi bangsa.

"Layanan perbankan ini diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan keuangan perusahaan sehingga pada akhirnya, dapat mendukung pencapaian kinerja positif perusahaan," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya Minggu (22/11/2015).

Bank Mandiri, lanjut Budi, terus meningkatkan kapasitas IT untuk memperkuat layanan cash management, sehingga dapat membantu nasabah korporasi bertransaksi secara aman, mudah, cepat dan efisien. Selain itu, Bank Mandiri terus berinovasi dalam penambahan fitur-fitur pada sistem Mandiri Cash Management.

Sampai dengan September tahun 2015 ini, hampir 14.000 perusahaan di Indonesia telah memanfaatkan layanan Mandiri Cash Management dengan frekuensi transaksi sebesar 81,5 juta kali dengan nilai mencapai Rp. 3.100 triliun.

Direktur Utama Pelni Elfien Goentoro mengemukakan bahwa, Pelni saat ini sedang mewujudkan efisiensi (single treasury account) dalam pengelolaan keuangan, baik sisi penerimaan maupun pengeluaran. Hal ini perlu dilakukan karena tugas Pelni saat ini tidak hanya mengangkut penumpang saja, tetapi juga mengangkut barang.

"Pelni mendapatkan tantangan baru untuk mengangkut barang-barang kebutuhan pokok dalam rangka mewujudkan Program Tol Laut. Di sisi lain, Pelni harus tetap memberikan pelayanan transportasi laut kepada para penumpang," ujar Elfien.

Pelni, lanjut Elfien, akan bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk mengelola keuangan korporasi (liquidity management). Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman ini, tim keuangan Pelni akan segera merealisasikan penggunaan Cash Management Bank Mandiri seperti dalam pelaksanaan pembayaran biaya bulanan dengan Pertamina.β€Ž

(ang/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads