Kalangan pengusaha mendesak pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menekan bunga bank agar tak terlampau tinggi. Sebab, dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun depan, bunga tinggi membuat pengusaha dalam negeri bakal semakin sulit bersaing dengan negara tetangga.
Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto mengungkapkan, salah satu cara mendorong perbankan menurunkan bunga adalah menekan lembaga-lembaga pemerintah yang memegang dana skala besar yang ditempatkan di bank domestik.
“Harus diawali dulu dari lembaga-lembaga pemerintah kaya BPJS atau (dana) pensiun. Mereka ini salah satu pemilik dana besar, tapi nuntut bunga deposito tinggi terus,” kata Suryo ditemui di Munas Kadian ke-VII di Hotel Trans, Bandung, Senin (23/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pemerintah bisa minta yang pemilik dana deposito yang besar-besar ini janganlah tuntut bunga tinggi-tinggi. Kalau seperti ini terus kapan bank kita kasih bunga wajar. Saya kira kalau mereka nggak minta bunga tinggi, bunga bisa turun dan bank lain akan ikuti,” jelas Suryo.
Suryo menuturkan, meski tingkat bunga tak bisa ditekan seperti negara-negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura, setidaknya bunga bank bisa ditekan di bawah 10%.
“Negara lain 1-1,5%, kalau bisa kita di bawah double digit sudah cukup. Janganlah tuntut bunga tinggi, kalau yang besar saja mau terima yield bunga nggak terlalu tinggi, ini akan dorong bank-bank turunkan bunga,” ujarnya.
(dnl/dnl)











































