Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni mengatakan, komposisi paling besar dari kredit tersebut atau 45% disalurkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sekitar 30% untuk usaha menengah dan kecil, sementara sisannya 17 kredit konsumen.
"Kita melihat yang menjadi motor (kredit) infrastruktur, jadi akan fokus ke infrastruktur, termasuk BUMN yang mengerjakan proyek-proyek infrastruktur. Berharap dengan mulai bergairahnya infrastruktur bisa efektif ke UKM," katanya, ditemui di Gedung BEI, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak terlalu signifikan, tahun ini cukup tinggi karena ambil alih gedung. Tahun depan Rp 3 triliun untuk teknologi, dan membeli kantor-kantor, sekarang kan banyak statusnya sewa," imbuhnya.
(ang/dnl)











































