Pemprov Sulsel Gandeng BTN Garap 1000 Rumah untuk PNS

Pemprov Sulsel Gandeng BTN Garap 1000 Rumah untuk PNS

Dana Aditiasari - detikFinance
Sabtu, 12 Des 2015 10:00 WIB
Pemprov Sulsel Gandeng BTN Garap 1000 Rumah untuk PNS
Makassar - PT Bank Tabungan Negara (BTN) berkomitmen mendukung program penyediaan perumahan di lingkup kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel). Provinsi dengan ibu kota Makassar ini memiliki program pembangunan 1.000 rumah bagi pegawai negeri sipil (PNS), baik segmen subsidi maupun nonsubsidi.

β€ŽDirektur Utama BTN Maryono mengatakan, komitmen tersebut dinyatakan setelah melakukan pembicaraan dengan Gubernur Sulsel terkait pengadaan rumah bagi PNS. Tindak lanjutnya berupa penandatanganan nota kesepahaman alias memorandum of understanding (MoU) dengan Pemda.

Pada tahap awal, rumah yang akan digarap sebanyak 1.000 unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi berpotensi bertambah lagi ke depan," kata Maryono di Kantor Wilayah IV BTN, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (11/12/2015).

Dalam kesepakatan ini, BTN akan menyalurkan kredit perumahan kepada PNS yang ingin memiliki rumah dalam program Pemprov Sulsel itu.

"Ya, kami meyakini, ada potensi penyaluran KPR (kredit kepemilikan rumah) dari segmen FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) dan nonsubsidi bagi PNS di Sulsel," ujar Maryono.

Sayang Maryono masih enggan membeberkan berapa dana yang disiapkan BTN untuk memuluskan program tersebut. Ia berdalih, masih menunggu penetapan dari Pemprov berapa komposisi rumah subsidi dan non subsidi yang akan dibangun sehingga belum ada patokan harga rumah yang akan dibiayai.

Namun demikian, Maryono menegaskan bahwa berapapun dana yang diperlukan untuk membiayai program tersebut BTN siap menyalurkannya.

"Saat ini kami didukung oleh keuangan yang kuat. Pinjaman Rp 14 triliun dari ICBC (Industrial and Commercial Bank of China), baru kita tarik Rp 1 triliun. Kami juga ada sumber pendanaan lain dari kerja sama dengan beberapa lembaga seperti BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Dalam Negeri Muhammadiyah dan lain-lain," papar dia.

(dna/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads