3 Bank Asing Buka Unit Syariah

Tahun 2005

3 Bank Asing Buka Unit Syariah

- detikFinance
Jumat, 04 Mar 2005 14:22 WIB
Jakarta - Tahun 2005 ini akan ada 14 BPD (Bank Pembangunan Daerah) dan 3 bank asing yang akan membuka unit syariah. Selain itu juga akan diusulkan adanya surat utang negara (SUN) syariah. "Yang pasti yang sudah presentasi di DSN adalah BPD Sumsel. Itu sudah jalan," kata Ketua Badan pelakasana Dewan Syariah Nasional KH Ma'ruf Amin kepada wartawan usai memberikan khutbah di masjid Kompleks BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (4/3/2005).Namun Ma'ruf tidak bersedia mengungkapkan siapa saja bank asing yang akan membuka unit syariah itu.Mengenai usulan konvesi bank BUMN menjadi bank syariah, Ma'ruf menyambut baik ide tersebut. "Saya kira itu usulan bagus supaya ada bank syariah yang besar sehingga mampu beraktivitas dengan skala besar dan akan kelihatan peran perbankan syariah," ujar Ma'ruf.Dengan adanya bank umum yang dikonversi ke bank syariah itu Ma'ruf mengharapkan bisa terbentuk bank syariah dengan aset yang besar dan mampu menangani proyek-proyek besar dalam dan luar negeri. "Kalau banknya kecil kan tidak mampu. Dan itupun komitmen dari kesungguhan pemerintah sehingga ada pertumbuhan bank syariah," kata Mar'ruf yang mengaku akan segera membahas dengan Meneg BUMN soal ini. Lebih lanjut Ma'ruf menegaskan dirinya akan meminta pemerintah menerbitkan surat utang negara syariah mengingat peluang obligasi syariah yang besar . "Dan itu wujud keinginan pemerintah bahwa disamping mengembangkan obligasi konvensional yang syariahnya juga dikembangkan," tambahnya.Mengenai pasar modal syariah, Ma'ruf mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan pihak Depkeu tentang dibentuknya pasar modal syariah. "Dari asepek syariah compliant, kita sudah memberikan jaminan kalau dari syariah tidak ada masalah," ujarnya. Ma'ruf menegaskan, untuk pembentukan pasar modal syariah tersebut tidak perlu menunggu adanya UU khusus. "Kalau itu bisa diterima, tidak ada masalah," demikian KH Ma'ruf Amin. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads