Gedung tersebut dimiliki anak usaha perseroan. Perseroan menaksir nilai dari revaluasi aset tersebut sekitar Rp 5 triliun. Revaluasi aset tersebut kemungkinan akan dilakukan di Semester I-2016.
Demikian dikatakan Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (17/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iqbal menyebutkan, saat ini total aset perseroan mencapai Rp 176 triliun. Dengan revaluasi aset ini diharapkan bisa meningkatkan aset perseroan.
"Total aset kurang lebih Rp 176 triliun. Yang direvaluasi itu anak usaha dan hanya satu tanah," katanya.
(drk/ang)











































