BTN Bidik Biayai 700.000 Unit Rumah Tahun Ini

BTN Bidik Biayai 700.000 Unit Rumah Tahun Ini

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 07 Jan 2016 15:18 WIB
BTN Bidik Biayai 700.000 Unit Rumah Tahun Ini
Jakarta - Sektor perumahan di tahun 2016 diprediksi akan semakin menggeliat. Dengan peluang tersebut, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan realisasi pembiayaan perumahan bisa meningkat baik dari segi jumlah maupun nilainya.

"Tahun 2016 kami menargetkan bisa mendukung pembangunan rumah sebanyak 600-700 ribu unit baik yang subsidi maupun yang non subsidi," ujar Direktur Utama BTN Maryono usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di Kantor Pusat BTN, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Maryono menyebutkan, jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan realisasi tahun 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebutkan, hingga September 2015, BTN telah membiayai sedikitnya 300.000 unit. Sedangkan target yang dipasang tahun 2015 sekitar 441.000 unit rumah.

"Angka akhir tahun belum bisa diumumkan karena masih perlu audit. Setelah dari auditor baru bisa diumumkan angka pastinya," sambung dia.

Sama dengan penyaluran KPR di tahun 2015, Maryono memproyeksikan sekitar 60% dari target penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di 2016 tersebut merupakan KPR bersubsidi, sementara sisanya adalah yang non subsidi.

Lebih lanjut Maryono menjelaskan, target baru ini sengaja dipasang dengan pertimbangan bahwa permintaan rumah terutama rumah pertama masih sangat tinggi.

Di lain pihak, kalangan pengembang juga mulai mengalihkan variasi produknya untuk menyasar masyarakat kelas menengah ke bawah. Yang artinya, akan lebih banyak rumah dibangun dan lebih banyak membutuhkan dukungan pembiayaan dari sisi kepemilikannya.

"Demand masih tinggi. Kemudian developer banyak yang mengalihkan produk yang high end (mewah) ke menengah ke bawah. Jadi rumah yang dibangun akan kecil-kecil dan banyak," pungkas dia.

(dna/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads