BTN Isyaratkan Tolak Merger

BTN Isyaratkan Tolak Merger

- detikFinance
Senin, 07 Mar 2005 11:40 WIB
Jakarta - Direktur Utama Bank BTN Kodradi mengisyaratkan penolakan merger BTN dengan bank BUMN lainnya. Kodradi menegaskan, merger belum tentu akan meningkatkan efisiensi dan daya saing BTN."Merger bank tidak selamanya membuat bank lebih efisien. Namun juga dapat terjadi penurunan efisiensi," kata Kodradi dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/3/2005).Menurut Kodradi, penurunan efisiensi itu bisa timbul akibat terpengaruh oleh operasi bank yang akan bergabung dengan BTN. Kodradi menjelaskan, saat ini BTN telah memiliki modal sekitar Rp 1,34 triliun pada akhir 2004. Dan merger dengan bank yang memiliki jumlah modal yang lebih besar, diperkirakan tidak akan memiliki pengaruh terhadap modal. Dengan tidak bertambahnya modal BTN, Kodradi menegaskan merger itu tidak akan meningkatkan kapasitas pemberian kredit atau lending capacity BTN. "Dan patut juga diwaspadai adanya perubahan orientasi bisnis KPR menjadi bisnis korporasi," tegas Kodradi. Mengenai daya saing bank, Kodradi juga tidak yakin daya saing bank yang akan dimerger akan meningkat, apalagi merger dilakukan antara dua bank yang tidak sama fokus bisnisnya. Oleh karena itu, Kodradi berpendapat merger BTN dan bank pemerintah lainnya perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam dan komperehensif dengan melibatkan seluruh stake holder supaya lebih obyektif. "Sehingga merger tersebut dapat memenuhi ketentuan PP No 28 tahun 1999 tentang merger, konsoliadasi dan akuisisi bank dimana proses tersebut dilakukan dengan memperhatikan kepentingan nasabah dan karyawan," demikian Kodradi. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads