Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), AAGN Puspayoga, meminta agar koperasi bisa turut serta dalam menyalurkan KUR tersebut.
"Kami mengharapkan koperasi masuk juga untuk menyalurkan KUR," kata Puspayoga di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Senin (18/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo mengatakan, lembaga seleksi tersebut nantinya beranggotakan Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, dan Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM.
β"Kami akan menyeleksi koperasi (mana yang bisa menyalurkan KUR)," kata dia.
Sekadar informasi, pada tahun 2016, pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 100 triliun yang terdiri atas alokasi KUR untuk mikro sebesar Rp 61 triliun, ritel sebesar Rp 35 triliun, dan KUR TKI sebesar Rp 4 triliun.
Saat ini, penyaluran KUR masih dilakukan oleh Bank pelaksana yang ditunjuk Pemerintah yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Mandiri yang menyalurkan KUR ke pengusaha mikro dan retail di dalam negeri.
Ada pula dua bank lain yakni Maybank dan Sinar Mas Bank yang menyalurkan KUR ke para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri.
β
(dna/drk)











































