Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional II Jabar untuk mengawasi lembaga keuangan atau bisnis yang memiliki modus money game.
Masyarakat pun diminta untuk tidak mudah tergoda iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat yang ditawarkan oleh penipu berkedok lembaga keuangan atau bisnis.
Hal itu disampaikan Heryawan usai pertemuan dengan Kepala Kantor Perwakilan OJK Jabar Anggar B Nuraini di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan, ada lembaga yang menjanjikan keuntungan sebesar 5% dari nilai investasi dalam waktu 1 bulan. Sayangnya, Heryawan tidak menyebut rinci soal lembaga tersebut.
"Itu kan khawatir money game, uangnya diputar-putar. Keuntungan 5%, dimasukkan lagi, begitu terus, lalu uangnya dibawa kabur lalu teriak-teriak," katanya.
Ia pun meminta masyarakat supaya waspada dengan berbagai tawaran yang terlihat menggiurkan seperti itu.
"Masyarakat jangan mau lah kalau yang aneh-aneh begitu. Nggak mungkin keuntungan 5%, 2% saja sudah sulit," tuturnya.
(tya/drk)











































