Bank Mega Terbitkan Obligasi Subordinasi Rp 600 M Juni
Selasa, 08 Mar 2005 13:33 WIB
Jakarta - PT Bank Mega tbk akan menerbitkan obligasi subt debt atau obligasi subordinasi sebesar Rp 600 miliar pada Juni 2005. Obligasi subt debt/I> ini akan digunakan untuk ekspansi kredit perseroan. Demikian disampaikan Yungky Setiawan, Dirut Bank Mega disela acara corporate lunch Bank Mega di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (8/3/2005).Obligasi ini berjangka waktu 10 tahun dan diharapkan memiliki tingkat imbal hasil antara 12-13 persen. Dengan penerbitan obligasi yang merupakan bagian dari tier II, CAR Bank Mega bisa dijaga di level 14 persen. Saat ini CAR Bank Mega tercatat 13,5 persen. "Namun untuk CAR, year on year kita targetkan di kisaran 14-15 persen," kata Yungky.Untuk tahun 2005 Bank Mega berencana menyalurkan kredit baru sebesar Rp 4 triliun sehingga total kredit yang diberikan hingga akhir tahun 2005 diharapkan mencapai Rp 11,5 triliun. Pada tahun 2004, total kredit yang disalurkan Bank Mega mencapai Rp 7,5 triliun. Yungky berharap penerbitan obligasi subt debt/I> ini bisa disetujui oleh BI. Perseroan akan segera mengajukan penerbitan obligasi ini. "Opsi lain seperit right issue itu masih sangat awal, kerena kita fokusnya ke obligasi subt debt," ujar Yungky. Menurut Yungky, untuk menambah saham Bank Mega di pasar, perseroan akan membagikan dividen apsar 1 banding 2 yakni 1 pemegang saham Bank Mega akan mendapatkan 2 saham baru. Keputusan pembagian dividen saham akan dilakukan sekaligus dengan pembagian dividen tunai yang dilaksanakan dalam RUPS pada Kamis (10/3/2005).Dividen tunai yang akan dibagikan adalah 40 persen dari laba bersih 2004 yang sebesar Rp 320 miliar. Laba bersih ini naik 20 persen dibandingkan tahun 2003 sebesar Rp 266 miliar. Sedangkan tahun 2005, Bank Mega memproyeksikan laba bersih sebesar Rp 390 miliar atau naik 22 persen dibanding tahun 2004.
(qom/)











































