BI Umumkan Prediksi Rentang Suku Bunga Mulai Juli
Selasa, 08 Mar 2005 14:28 WIB
Jakarta - Bank Indonesia mulai Bulan Juli akan mulai menerapkan sinyal operasional dalam bentuk pengumuman rentang suku bunga pada bulan berikutnya. Sinyal rentang suku bunga itu akan diumumkan tiap bulan setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG). Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom disela-sela acara corporate lunch di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (8/3/2005)."Nanti bulan Juli BI memakai sinyal operasional kita yakni suku bunga. Tiap bulan akan dibilang misalnya RDG melihat kondisi oke, maka suku bunga tidak akan berubah atau kondisi tidak oke, suku bunga akan naik," papar Miranda. Menurut Miranda, pengumuman sinyal rentang suku bunga itu dimaksudkan agar orang mulai terbiasa terhadap sinyal yang diberikan oleh BI. Dengan demikian pelaku di pasar uang maupun di pasar barang tidak menduga-duga karena mereka akan tahun kisaran suku bunga pada bulan berikutnya. Dengan pengumuman sinyal suku bunga itu menurut Miranda diharapkan reaksi berlebihan terhadap pengumuman BI akan bisa dikurangi dan secara jangka panjang bisa dihilangkan. Mengenai waktu pelaksanaan pada Juli nanti, menurut Miranda karena dengan pertimbangan perlunya dilakukan transisi terlebih dahulu. Cadangan DevisaLebih lanjut Miranda menjelaskan adanya potensi peningakatan arus modal yang berasal dari pemberian moratorium utang pada tahun 2005 dan penerbitan obligasi internasional. Kedua hal itu diharapkan dapat mengurangi tekanan beban pembayaran utang luar negeri pemerintah. Dengan perkembangan tersebut, kata Miranda, akan menyebabkan cadangan devisa pada akhir triwulan I 2005 diperkirakan akan tetap meningkat menjadi US$ 36,5 miliar atau setara dengan 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
(qom/)











































