Demikianlah diungkapkan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Sri Adiningsih di sela-sela kunjungan pada pameran UMKM di Gedung Smesco,โ Jakarta Selatan, Minggu (24/1/2015).
โ"Masalahnya begini, seringkali pengusaha baru juga kelompok-kelompok asosiasi, belum tahu sehingga belum memanfaatkan dengan baik fasilitas, program atau dukungan yang disediakan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"โTentu saja pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi dan UKM harus bisa menjangkau, terutama yang kreatif ini," imbuh Sri.
Di samping itu, Sri menjelaskan pengurusan badan hukum usaha hingga hak paten. Menurut Sri, fasilitas tersebut sudah digratiskan oleh pemerintah namun sosialisasinya masih sangat kurang.
"Untuk notaris pendaftaran gratis, bahkan untuk hak paten dibantu. Banyak program UMKM, selain bunga murah dan support lainnya banyak sekali," jelasnya.
Dana yang disediakan tahun ini untuk penyaluran KUR adalah Rp 100 triliun namun bila pemintaannya tinggi, maka pembiayaan akan bisa ditingkatkan menjadi Rp 120 triliun.
โ"Cobalah datang ke Kementerian Koperasi dan UKM yang sekarang ini banyak sekali proyek agar bisa dimanfaatkan. Sayang sekali kalau tidak bisa digunakan. Itu bukan hanya untuk UMKM tapi pada orang yang sekarang menjadi pengusaha serta ingin berkembang dan produksi," pungkasnya.
(mkl/feb)











































