Albertus Wiroyo, Direktur Utama Mandiri AXA General Insurance, mengatakan peluncuran aplikasi ini sejalan dengan semangat AXA Mandiri yang selalu menempatkan customer centricity (fokus kepada pelanggan) di setiap layanan yang dikembangkan oleh perusahaan.
"MyAXA Mandiri Claims ini kami sediakan untuk dapat meningkatkan layanan kepada para nasabah agar mereka dapat mengakses layanan kami dengan mudah, simple, dan cepat melalui aplikasi ini. Dengan demikian, kami dapat terus hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan layanan dari kami," ujar Albertus di sela-sela peluncuran MyAXA Mandiri Claims di Social Media Command Centre (SMCC) AXA Mandiri dan AXA, Rabu (27/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersedianya MyAXA Mandiri Claims bagi nasabah juga sesuai dengan visi digital transformation (transformasi digital) yang ada di AXA Mandiri, di mana digital merupakan salah satu jalur yang terus dikembangkan di segala lini bisnis dan operasional AXA Mandiri guna meningkatkan layanan kepada para nasabah.
''Di era digital ini, permintaan masyarakat akan informasi serta layanan yang cepat dan mudah semakin tinggi. Saya percaya transformasi digital yang kami terus lakukan, termasuk melalui aplikasi MyAXA Mandiri Claims, dapat menjawab permintaan masyarakat tersebut,'' tambah Albertus.
Dunia aplikasi mobile di Indonesia saat ini berkembang dengan pesat, dengan pertumbuhan unduhan aplikasi sekitar 70% per tahun per 2014, berdasarkan data dari Mobile Ecosystem Forum (MEF) dan App Annie, perusahaan analisis aplikasi mobile. Pertumbuhan ini didukung oleh penetrasi internet di Indonesia yang saat ini telah digunakan oleh 72,7 juta orang Indonesia dengan pengaksesan internet melalui mobile phones rata-rata 3 jam 10 menit per orang per hari, berdasarkan data dari We Are Social, sebuah agensi marketing sosial global.
Antusiasme nasabah terhadap aplikasi MyAXA Mandiri Claims juga cukup menggembirakan, dengan tingginya jumlah unduhan aplikasi ini yang mencapai 806 unduhan, hanya dalam waktu sebulan sejak diperkenalkan kepada nasabah pada akhir Desember 2015. (drk/drk)











































