Timbulkan Gelombang PHK
Serikat Pekerja Tolak Merger BTN
Rabu, 09 Mar 2005 12:47 WIB
Jakarta - Serikat Pekerja (SP) BTN menolak rencana merger bank tersebut dengan bank pemerintah lainnya. Alasannya, merger bisa menimbulkan gelombang PHK besar-besaran.Penolakan tersebut disampaikan Sekjen SP BTN Satya Wijayantara kepada wartawan dalam jumpa pers di Cafe Venezia, kompleks TIM, Jakarta, Rabu (9/3/2005)."Proses merger berpotensi menimbulkan gelombang PHK besar-besaran dan berpotensi menghilangkan nilai keberpihakan BTN kepada rakyat dengan pemberian KPR BTN kepada mayarakat menengah ke bawah," kata Satya.SP BTN melihat terdapat agenda tersembunyi dari program merger BTN yakni hanya sekedar menjadikan BTN sebagai obyek korban merger yang difungsikan hanya sebagai make up guna peningkatan nilai divestasi saham yang menguntungkan kepentingan jangka pendek dari investor pasar modal belaka. "Atas tujuan tersebut sangat berpotensi mereduksi peran sosial responsibility BTN melalui program pembiayaan KPR untuk rakyat kecil yang selama ini menjadi perhatian BTN," tegas Satya.SP BTN memandang rencana merger yang tidak dilakukan secara prosedural melalui konsultasi publik yang transparan dengan melibatkan seluruh stake holder yaitu karyawan dan nasabah BTN bertentangan dengan konstitusi dan prinsip-prinsip good governance.
(qom/)











































