Infrastruktur Tak Memadai, Bikin Inflasi Tinggi di Daerah

Infrastruktur Tak Memadai, Bikin Inflasi Tinggi di Daerah

Dina Rayanti - detikFinance
Selasa, 09 Feb 2016 18:47 WIB
Infrastruktur Tak Memadai, Bikin Inflasi Tinggi di Daerah
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Belum memadainya infrastruktur di daerah-daerah terpencil seperti di daerah Indonesia Timur membuat harga-harga sejumlah barang termasuk bahan pangan tinggi.

Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Juda Agung mengatakan, tingginya angka inflasi di daerah ini, salah satunya disebabkan oleh tidak adanya interkoneksi antar pulau sehingga menyebabkan distribusi logistik menjadi terhambat.

Juda menjelaskan, biasanya inflasi di berbagai daerah terpencil seperti Indonesia Timur itu tinggi, volatilitas dan gejolak harganya juga tinggi, serta disparitas perbedaan harga antar wilayah itu sangat tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semakin jauh, semakin logistiknya kurang memadai. Kajian kami menunjukkan faktor logistik ini penting dalam mempengaruhi inflasi di daerah, oleh sebab itu, kita akan fokus di masalah logistik pangan ini," jelas Juda di Gedung BI, Jakarta, Selasa (9/2/2016).

Masalah distribusi logistik pangan ini, tentunya bisa diatasi apabila sudah ada infrastuktur yang memadai, seperti tol laut yang sedang dalam pengerjaan.

Saat ini, pihaknya belum bisa melakukan assessment secara keseluruhan karena faktor konektivitas itu masih terus dikembangkan pemerintah.

"Bukan hanya tol laut, tapi feeder-feeder wilayah mempengaruhi. Misal kita bicara Jakarta-Kupang. Di sana ada feeder-feeder di wilayah juga mempengaruhi. Kami belum evaluasi secara keseluruhan, tapi kajian kami menunjukkan ini berpengaruh cukup besar," ujarnya. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads