Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Feb 2016 08:17 WIB

Setelah Jepang, Negara-negara Ini Diprediksi Bakal Terapkan Bunga Negatif

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Bank Sentral Jepang telah resmi menetapkan suku bunga acuannya di level negatif. Hal serupa juga terjadi di bank sentral Swedia yang juga menerapkan suku bunga negatif.

Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Janet Yellen, pernah mengatakan kepada para anggota parlemen AS, bahwa pihaknya terbuka menerapkan suku bunga negatif.

Bahkan, para analis memperkirakan, akan banyak negara lain selain AS yang juga bakal menerapkan suku bunga negatif. Kebijakan suku bunga negatif pertama kali diadopsi di Eropa.

Berikut bank-bank sentral yang telah menerapkan suku bunga negatif adalah:
  • Bank of Japan (Jepang): Tingkat Deposit minus 0,1%
  • Danish National Bank (Jerman): Tingkat Deposit minus 0,65%
  • Bank Sentral Eropa (Eropa): Tingkat Deposit minus 0,3%
  • Swedish National Bank (Swedia): suku bunga utama minus 0,5%
  • Swiss National Bank (Swiss): suku bunga utama minus 0,75%
Bank of Japan mengadopsi kebijakan suku bunga negatif untuk pertama kalinya di Januari 2016, keputusan tersebut mengejutkan pasar keuangan. Swedia juga memangkas suku bunga acuan lebih hingga minus 0,5%.

Berikut beberapa negara yang diperkirakan bakal menerapkan suku bunga negatif:

1. Kanada

Bank of Canada merupakan salah satu bank sentral yang memungkinkan untuk menerapkan suku bunga negatif, bisa di tahun ini atau tahun berikutnya.

"Saya tidak mengatakan Bank of Canada akan menerapkan suku bunga negatif, tapi Kanada merupakan salah satu kandidat yang paling mungkin untuk menerapkan itu," kata Marc Chandler, Kepala Pasar Strategi Valuta Asing di BBH, seperti dilansir CNBC, Rabu (17/2/2016).

Tingkat suku bunga di Kanada saat ini sudah rendah di 0,5%, dan para pejabat di Bank of Canada telah melakukan pertemuan dan dimungkinkan akan memilih kebijakan penerapan suku bunga negatif.

Diperkirakan, batas bawah suku bunga yang akan diterapkan di -0,5%.

"Bank dapat menerapkan langkah-langkah kebijakan moneter yang tidak konvensional. Penerapan suku bunga negatif untuk merangsang ekonomi melalui pembelian aset besar-besaran (biasanya disebut pelonggaran secara kuantitaif). Penetapan suku bunga di bawah 0% atau negatif untuk mendorong belanja masyarakat," ujar analis bank dalam sebuah pernyataan.

Suku bunga bank sentral Kanada akan diumumkan selanjutnya pada 9 Maret 2016.

2. Norwegia

Chandler mengatakan, Swedia dan negara tetangga Denmark, Norwegia, merupakan kandidat lain yang diperkirakan bakal menerapkan suku bunga negatif.

"Norwegia akan menjadi negara kedua (setelah Kanada) yang akan menerapkan suku bunga negatif. Tapi masalahnya adalah (ekonomi Norwegia) masih tumbuh, tidak deflasi," katanya.

Norwegia telah menetapkan suku bunga deposito sebesar 0,75% sejak September 2015. Norges Bank menyebutkan, tingkat suku bunga kemungkinan akan diturunkan di paruh pertama 2016. Hingga September, suku bunga deposito di Norwegia tercatat minus 0,25%.

Bank akan mengumumkan keputusan suku bunga berikutnya pada 17 Maret 2016.

3. Israel

Israel merupakan salah satu negara yang diperkirakan bakal menerapkan suku bunga negatif.

Analis memperkirakan, Bank of Israel akan memangkas suku bunga acuannya menjadi minus 0,1% dari saat ini di 0,1%. Keputusan tersebut akan diterapkan dalam waktu 3 bulan ke depan.

Negara ini telah mengalami deflasi sejak 2014 dan harga konsumen turun 0,1% pada bulan November lalu.

"Mengingat inflasi di Israel sudah undershoot, kami berharap ada kombinasi dari beberapa kebijakan untuk menerapkan suku bunga negatif dan intervensi yang lebih agresif di nilai tukar," kata Ekonom Citi yang dipimpin oleh Ebrahim Rahbari.

Bank of Israel akan memperbarui keputusan suku bunganya pada 22 Februari 2016.

Selain Israel, Citi memperkirakan, Republik Ceko, Norwegia, dan Kanada sebagai negara yang paling mungkin untuk menerapkan tingkat suku bunga negatif dalam satu atau dua tahun ke depan.

4. Inggris

Menurut Oxford Economics yang berbasis di Inggris, pasar memperkirakan suku bunga bank sentral Inggris akan dipangkas di tahun 2016.

Seperti banyak negara maju, suku bunga di Inggris juga sudah sangat rendah akibat krisis global. Inggris juga dimungkinkan untuk menerapkan suku bunga negatif untuk mendorong perekonomiannya.

"Saya kira dalam kasus Inggris, suku bunga negatif tidak bisa dikesampingkan," kata David Tinsley, ekonom Inggris dan Eropa di UBS.

Bank of England telah menetapkan suku bunga bank di 0,5% sejak Maret 2009. Bank sentral akan membuat keputusan berikutnya pada 17 Maret 2016.

5. Republik Ceko

Citi memperkirakan, Republik Ceko akan menerapkan suku bunga negatif pada deposito dan repo di sekitar 0,1%, diperkirakan akan diputuskan antara April dan Juni tahun ini.

"Dalam rapat Dewan Bank Republik Ceko memungkinkan untuk menerapkan suku bunga negatif," kata analis dalam sebuah pernyataan.

Meskipun Republik Ceko belum bagian dari zona euro, namun ekonomi Republik Ceko terkait erat dengan dua mitra dagang utamanya, yaitu Jerman dan Slovakia.

Bank sentral akan menerbitkan keputusan kebijakan berikutnya pada 31 Maret 2016. (ewi/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com