Ini Penampakan Kantor Baru BNI di Singapura

Laporan dari Singapura

Ini Penampakan Kantor Baru BNI di Singapura

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 17 Feb 2016 18:06 WIB
Ini Penampakan Kantor Baru BNI di Singapura
Foto: Dana Aditiasari
Singapura - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) baru saja meresmikan beroperasinya Kantor Cabang baru yang melayani transaksi pengiriman uang alias remitansi dari Singapura ke Indonesia.

Kantor cabang yang diberi namaBNICity PlazaRemittanceCenter ini terletak di lantai dasarCity Plaza yang beralamat di 801GeylangRoad, Singapura.


Bagian depan Kantor Cabang BNI ini langsung menghadap ke taman yang tepat berada di sisi Jalan Guillemard Road. Konon taman ini merupakan tempat berkumpulnya tenaga kerja migran Indonesia yang bekerja di Singapura saat akhir pekan, mirip seperti taman Victoria di Hong Kong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagian dalamnya dibuat mirip dengan kantor cabang BNI yang ada di Indonesia dengan dekorasi dinding warna putih dihiasi ornamen oranye-hijau khas BNI.

Tenaga kerja migran Indonesia akan dilayani oleh petugas pelayanan atau front officer yang merupakan orang lokal Singapura namun memiliki kualifikasi khusus yakni bisa berbahasa Indonesia.

StasiunMRT terdekat ke lokasi ini adalah Paya LebarStation. Kantor cabang ini buka dari pukul 10.00 pagi dan tutup sekitar pukul 19.00 di sore harinya. Kantor cabang baru ini hanya melayani jasa pengiriman uang aliasremitansi saja.


"Karena di Singapura tidak ada bank asing yang boleh membuka kantor cabangfullbranch (yang melayani semua transaksi).BNI punya satu yangFullBranch diRobinsonRoad, itu pun karenaBNI sudah ada sejak Singapura masih di bawah jajahan Inggris. Makanya kita dapat keistimewaan. Sekarang, sudah tidak boleh lagi bangunfullbranch," pungkas DirekturTresuri dan InternasionalBNI PanjiIrawanditemu di lokasi, Rabu (17/2/2016).


Rini Diberondong Pertanyaan TKI

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Sumarno mendapat pertanyaan dari seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Singapura tentang rencana moratorium alias penghentian pengiriman TKI ke luar negeri.

Pertanyaan tersebut dilontarkan saat Rini menghadiri peresmian beroperasinya BNI City Plaza Remittance Center di City Plaza, Geylang Road, Singapura, hari ini.

"Waktu hari minggu kan saya Off Day (libur). Nah saya kumpul dengan teman-teman. Mereka resah, benar nggak sih bu katanya pemerintah mau stop TKI. TKI nggak ada lagi begitu," ujar seorang wanita yang mengaku sudah 27 tahun bekerja di Singapura.

Menjawab pertanyaan tersebut, Rini dengan sabar mencoba menjelaskan kepada para pekerja migran tersebut.

"Seperti yang kita tahu, kita banyak teman-teman yang tidak terlalu baik perlakuannya di berbagai negara. Untuk itu kami sebagai pemerintah sedang bernegosiasi supayaperlukuan terhadap tenaga migran kita baik.Kiita memperbaiki perjanjiannya sehingga tenaga kerja kita terlindungi," kataRini.


Pemerintah, kata Rini, berupaya keras agar tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri tidak lagi mendapat perlakuan kasar dari majikannya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperbanyak pelatihan dan pembekalan kepada calon-calon tenaga kerja yang akan dikirim ke luar negeri sehingga punya keterampilan yang cukup untuk memenuhi kualifikasi di negara tujuan tempatnya bekerja kelak.

Dengan keterampilan yang memadai dari mulai bahasa dan keterampilan lainnya, diharapkan tenaga kerja migran ini tak lagi mendapat perlakuan kasar dari sang majikan.

"Yang kami tekankan ke depan adalah kami makin banyak membangun pelatihan. Sehingga tenaga kerja migran sebelum berangkat sudah mendapat pelatihan yang cukup. Sehingga setelah tiba di negara tujuan, bisa benar-benar siap. Pemerintah ingin melindungi warga negaranya," pungkas dia. (dna/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads