Indonesia Eximbank Bukukan Laba Rp 1,4 Triliun, Naik 21%

Indonesia Eximbank Bukukan Laba Rp 1,4 Triliun, Naik 21%

Dina Rayanti - detikFinance
Selasa, 23 Feb 2016 12:54 WIB
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Rp 1,4 Triliun, Naik 21%
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Indonesia Eximbank berhasil mempertahankan kinerjanya sepanjang tahun 2015 di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi secara global mau pun nasional. Eximbank mencatatkan laba sepanjang tahun 2015 mencapai Rp 1,427 triliun.

"Laporan audited kita sudah selesai, di 2015 Indonesia Eximbank mencapai laba bersih Rp 1,427 triliun, ada kenaikan hampir 21%, tepatnya 20,74%, tahun lalu Rp 1,18 triliun. Menunjukan performance Eximbank semakin lama semakin baik, kalau dibandingkan dengan bank umum kan tidak sebesar kita," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Ngalim Sawega, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Ia juga mengatakan pada tahun 2015, Indonesia Eximbank cukup ekspansif dengan total aset mencapai Rp 85 Trilliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun 2015 kita cukup ekspansif dibanding 2014, total aset hampir Rp 85 triliun, dari Rp 85 triliun tadi mungkin yang paling besar mengambil pembiayaan dan piutang kita yang sudah mencapai Rp 74,8 triliun. Nah kalau kita bandingkan tahun lalu itu ada kenaikan 33,5% dibandingkan perbankan komersial pada umumnya pertumbuhannya belasan persen maka eximbank cukup ekspansif," kata Ngalim.

Sebagai lembaga keuangan yang bergerak di sektor berorientasi ekspor, Indonesia Eximbank tidak terlepas dari pengaruh dari kondisi ekonomi global, kondisi ini mempengaruhi kinerja debitur Indonesia Eximbank. Dengan kondisi ini di 2015 Eximbank membukukan NPL Gross sebesar 3,55% naik dari 2,26% di tahun sebelumnya.

"Di 2015 kondisi perekonomian baik global maupun dalam negeri memang kurang menggembirakan, berdampak pada demand barang ekspor sehingga ada penurunan ekspor, dampak ini terasa secara nasional terdampak adanya perlambatan atau little bit pemburukkan,"

"Maka itu tercermin NPL-nya sedikit relatif lebih besar daripada tahun-tahun sebelumnya, gross 3,55% net 2%, walaupun NPL-nya itu katakanlah 2% tetapi dari sisi pengamanan kita sudah cadangkan secara cukup. Secara bisnis tidak ada masalah, memang NPL tahun ini sedikit lebih besar dibanding tahun lalu, tetapi ada perbedaan mekanisme dalam me-right off kredit macet, kalau di swasta lebih mudah karena yang mempunyai seseorang, tetapi kalau kita karena ini miliknya negara ada beberapa peraturan yang harus dilalui," lanjut Ngalim.

Di tahun 2016 ini, ia mengatakan Indonesia Eximbank akan terus menunjang kegiatan peningkatan ekspor nasional dengan mendukung sektor subsitusi impor. Oleh karena itu Indonesia Eximbank akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 4,036,25 triliun.

"Di tahun 2016, Indonesia Eximbank sebagai lembaga keuangan yang menunjang peningkatan ekspor nasional tidak hanya berupaya memainkan peran sebagai penyedia pembiayaan yang dibutuhkan sektor berorientasi ekspor tetapi juga turut mendukung sektor substitusi impor sehingga diharapkan kinerja net ekspor Indonesia akan semakin baik," ujarnya. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads