Pemerintah Terbitkan Surat Utang Rp 1.500 T, Investor Asing Pegang 39%

Pemerintah Terbitkan Surat Utang Rp 1.500 T, Investor Asing Pegang 39%

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 23 Feb 2016 13:45 WIB
Pemerintah Terbitkan Surat Utang Rp 1.500 T, Investor Asing Pegang 39%
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Hingga 19 Februari 2016, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mencatat, posisi kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) rupiah yang dapat diperdagangkan mencapai Rp 1.517,70 triliun.

Dari total tersebut, mayoritas dimiliki investor asing alias non residen yang terdiri dari private bank, fund/asset manager, dan perusahaan sekuritas. Tercatat, kepemilikan asing di SBN mencapai Rp 592,80 triliun, atau 39,06%.

Demikian dikutip detikFinance dari situs resmi Ditjen Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan, Selasa (23/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, bank baik konvensional maupun syariah mencatat kepemilikan SBN masing-masing sebesar 28,19% dan 1,20% dengan nilai Rp 427,86 triliun dan Rp 18,25 triliun.

Institusi negara yang termasuk Bank Indonesia (BI) di dalamnya mencatat kepemilikan SBN sebesar 4,27% senilai Rp 64,77 triliun. Ini tidak termasuk SBN yang digunakan dalam operasi moneter dengan bank.

Sedangkan kepemilikan SBN oleh BI secara gross tercatat Rp 150,38 triliun dan SBN yang digunakan dalam operasi moneter dengan bank tercatat Rp 85,62 triliun.

Kepemilikan SBN selanjutnya dipegang oleh reksa dana sebesar 4,12% atau Rp 62,46 triliun, asuransi sebesar 11,72% atau Rp 177,84 triliun, dana pensiun 3,5% atau Rp 53,67 triliun, individu 2,54% atau Rp 38,55 triliun, dan lain-lain sebesar 5,37% atau Rp 81,51 triliun. Lain-lain yang dimaksud di antaranya perusahaan sekuritas, korporasi, dan yayasan. (drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads