Penyebab utama tertinggalnya perbankan syariah Indonesia adalah karena Indonesia belum memiliki badan khusus yang mengkoordinasi lembaga-lembaga keuangan syariah, termasuk bank syariah.
Anggota Dewan Komisioner Pengawas Perbankan OJK, Mulya Siregar mengungkapkan, pihaknya menerapkan berbagai strategi agar perbankan syariah di Indonesia tumbuh pesat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 7 strategi untuk mendorong ekonomi syariah:
- Edukasi
- Sosialisasi
- SDM terbatas, perguruan negeri harus membuka jurusan perbankan syariah agar lulusan menjadi SDM syariah
- Strategi. Kementerian BUMN menggerakkan strategi investor. Tujuannya mengembangkan bank-bank milik BUMN supaya bisa dibentuk bank-bank BUMN syariah
- IT terbatas, contoh belum bisa internet banking, phone banking, telebanking
- Harmonisasi dan bersinergi dengan stakeholder. OJK perlu mengubah pola pengawasan dan lebih dekat lagi dengan industri sebagai mitra
- Ketentuan insentif. Pangsa bank syariah tahun ini bisa lebih dari 5 %
Kegiatan ini bertujuan supaya gaung tentang ekonomi keuangan syariah lebih terdengar di masyarakat. Integrasi antarsektor pun akan semakin menguat.
"Untuk tahun ini, OJK lebih banyak melakukan sosialiasasi dan edukasi ke kelompok yang mempunyai porsi yang besar untuk membeli produk (market syariah). Kami juga akan mengubah strategi komunikasi. Sasarannya seperti pasar dana syariah yang memiliki porsi cukup banyak untuk pegawai negeri, acara pekan reksa dana salah satunya. BUMN merupakan pihak yang sangat potensial untuk menerbitkan sukuk," jelas dia. (drk/drk)










































