Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 25 Feb 2016 18:46 WIB

Ini Manfaat Badan Pengelola Haji Buat Calon Jemaah

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Agama (Kemenag) terus mematangkan pembentukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Badan ini nantinya akan menjadi 'manajer investasi' yang akan mengelola dana haji yang nilainya saat ini mencapai Rp 80 triliun.

Menurut Dewan Komisioner Pengawas Perbankan OJK, Mulya Siregar, dengan dikelola oleh lembaga khusus yang profesional dalam penempatan instrumen investasi, dana calon haji yang selama ini banyak didepositokan di bank tersebut, bisa memberikan manfaat lebih besar pada jemaah haji.

"Nanti dengan dikelola oleh BPKH, maka ada return-nya. Nanti tentu akan memberikan lebih (manfaat) bagi para calon haji. Sebab saat ini orang naik haji bisa makan waktu sampai 5 bahkan 20 tahun, otomatis dananya mengendap," jelas Mulya ditemui di kantor OJK, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Mulya berujar, imbal dari pengembangan dana dari berbagai macam instrumen investasi ini, akan dikembalikan pada jemaah haji lewat penambahan fasilitas-fasilitas dari yang selama ini diterima jemaah haji selama menjalankan ibadahnya.

"Misalnya, akomodasi hotel dan fasilitas terbaik. Beberapa bonus yang dikembalikan dalam bentuk kenyamanan para jemaah hajilah pokoknya. Kita harus lihat apa badan hukumnya yang dipakai oleh BPKH, itu yang sedang dibahas oleh kami di Kemenag. Apakah dia itu termasuk manajer investasi yang semestinya diawasi oleh OJK atau lainnya," tutupnya. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com