Pemprov Jabar Ingin Terbitkan Surat Utang Rp 10 T

Pemprov Jabar Ingin Terbitkan Surat Utang Rp 10 T

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 29 Feb 2016 18:19 WIB
Pemprov Jabar Ingin Terbitkan Surat Utang Rp 10 T
Foto: dikhy sasra
Jakarta - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan atau Aher, terus memperjuangkan agar penerbitan obligasi atau surat utang daerahnya bisa segera direalisasikan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, kata Aher, mengincar dana segar sebesar Rp 10 triliun dari penerbitan obligasi. Dana hasil penjualan obligasi nantinya akan dipakai untuk membiayai infrastruktur di Jabar.

"Biar cepat pecah telor. Karena kita sangat perlu funding buat awalnya Bandara Kertajati. Tapi karena Kertajati sekarang diambil alih (pemerintah) pusat pakai APBN, obligasi tetap akan jalan terus buat alihkan ke proyek lainnya. Targetnya semoga bisa Rp 5-10 triliun," jelas Aher ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara spesifik, sambung Aher, dana obligasi akan diarahkan untuk pembangunan kawasan di sekitar Bandara Kertajati, setelah Pemprov Jabar tak dilibatkan lagi pada pembangunan bandara tersebut.

"Bukan buat bandara lagi, tapi kawasan di sekitar bandara, itu kan juga menarik. Malah dananya lebih tinggi dibanding bangun bandaranya. Kalau bandaranya Rp 6 triliun, bangun kawasan Rp 8 triliun," ujarnya.

Kendati demikian, lanjutnya, semangat menjadi penjual obligasi pemerintah daerah pertama di Indonesia ini belum juga bisa direalisasikan, karena masih menunggu lampu hijau dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kalau bisa kan tahun ini. Cuma syaratnya kan nunggu dari Kementerian Keuangan dan OJK dulu," tutupnya. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads