Dengan pemangkasan tersebut, GWM di China sekarang berada di level 17%. Bank sentral ingin lebih banyak uang beredar di negeri tirai bambu supaya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.
Aturan baru GWM ini mulai berlaku Selasa waktu setempat. Harapannya kredit perbankan bisa naik berkat perusahaan-perusahaan setempat yang menambah modal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekonomi China sudah melambat sejak tahun lalu. Pada 2015, pertumbuhannya hanya 6,9% dari yang sebelumnya biasa tumbuh double digit.
Bulan lalu Indonesia juga sudah memangkas GWM menjadi 6,5% bersamaan dengan BI Rate yang diturunkan menjadi 7%. (ang/dnl)











































