RI Ingin Punya Bank Besar, Faisal Basri: BNI dan Bank Mandiri Digabung

RI Ingin Punya Bank Besar, Faisal Basri: BNI dan Bank Mandiri Digabung

Cindy Audilla - detikFinance
Rabu, 02 Mar 2016 17:29 WIB
RI Ingin Punya Bank Besar, Faisal Basri: BNI dan Bank Mandiri Digabung
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Wacana untuk menggabungkan bank-bank BUMN menjadi satu kesatuan muncul kembali. Jika sebelumnya didorong untuk melakukan merger, kali ini wacana yang dibentuk adalah soal holding bank BUMN. Tujuannya tak lain agar Indonesia memiliki bank besar untuk bisa bersaing di ASEAN.

Ekonom Faisal Basri menilai, untuk bisa menjadi bank besar di ASEAN, bank-bank BUMN perlu digabung. Yang paling mungkin, Bank Negara Indonesia (BNI) digabung dengan Bank Mandiri.

"Yang harus dilakukan pemerintah itu menggabung BNI dan Mandiri. Itu yang pertama. Tujuannya kan membuat ada bank di Indonesia yang cukup besar," katanya dalam Acara Market & Economic Outlook 2016 "Strategi Investasi di Tahun Monyet", di Graha Niaga, Jakarta, Rabu (2/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Faisal, dengan kondisi perbankan di Indonesia yang terpecah-pecah saat ini, tidak memungkinkan Indonesia bisa memiliki bank besar.

"Tadi saya katakan kalau dipecah-pecah seperti ini, bank di Indonesia semua di bawah Singapura, di bawah Thailand, di bawah Malaysia. Nah, kalau digabung, 'boom' langsung Thailand kalah, gitu. Kalau modalnya semakin besar, ekspansi kreditnya makin besar. Cost of fund lebih turun, bunga turun," jelas dia. (drk/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads