Ketua KPK ke OJK: Jangan Terima Servis Hotel dan Main Golf

Ketua KPK ke OJK: Jangan Terima Servis Hotel dan Main Golf

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 10 Mar 2016 13:08 WIB
Ketua KPK ke OJK: Jangan Terima Servis Hotel dan Main Golf
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo mengungkapkan, sampai saat ini masih kerap terjadi praktik pemberian servis kepada aparatur negara yang melakukan pemeriksaan. Bahkan, praktik-praktik tersebut sebelumnya lumrah dilakukan pejabat daerah kepada pemeriksa, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Agus mengungkapkan, sebagai pengawas dari lembaga keuangan seperti perbankan, pihaknya meminta pemeriksa dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tak menerima servis tersebut, seperti penyediaan kamar hotel hingga fasilitas bermain golf.

"Kalau ada orang BPKP datang pasti dikasih servis, BPK juga sama. Nah, saya harapkan teman-teman bank yang diperiksa OJK dilarang kasih servis. Hilangkan itu, saya setiap kasih sambutan banyak pejabat yang masih feodal, terima keluhan katanya kalau hotel dan main golf mereka yang biayai. Nggak ada alokasi main golf, atau hotel. Jadi mari hilangkan," tegasnya di acara penandatangan kerjasama pertukaran informasi, di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Agus juga mengungkapkan, gaji dari pegawai OJK dinilai cukup untuk menjaga integritasnya, terutama dalam fungsinya melakukan pengawasan institusi-institusi keuangan.

"Dibanding aparatur negara lain, OJK gaji lebih tinggi. Kalau misalkan PNS biasa, kadang-kadang kalau namanya korupsi karena need (kebutuhan) sekolahkan anaknya, atau masih kurang buat hidup. Kalau teman-teman OJK masih melakukan (korupsi), itu bukan masuk kategori need, tapi greedy (rakus)," jelas Agus. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads