"Mudah-mudahan tingkat bunga pinjaman ikut menurun. Sehingga sektor rill bergerak dari swasta juga jalan," terang Bambang di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/3/2016).
Bambang menjelaskan, keputusan untuk menurunkan tingkat bunga oleh BI sudah tepat. Terutama setelah melihat keputusan dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) yang tidak akan menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari dalam negeri, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga terkendali dengan baik. Begitu juga dengan inflasi yang dalam beberapa bulan terakhir masih pada level yang diperkirakan.
Ke depan, diharapkan kondisi global terus menuju arah perbaikan. Sehingga makin ada ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter.
"Ya nanti kita lihat perkembangan global sangat dinamis, bisa berubah setiap saat," tukasnya. (mkl/drk)











































