Bank Mandiri Ekspansi ke Timor Leste

Bank Mandiri Ekspansi ke Timor Leste

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 23 Mar 2016 17:44 WIB
Bank Mandiri Ekspansi ke Timor Leste
Foto: Ilustrasi (Rachman Haryanto)
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kembangkan layanan nasabah di Timor Leste untuk memperkuat bisnis. Masyarakat Timor Leste, kini dapat menggunakan layanan Mandiri Mobil dan EDC untuk memudahkan transaksi keuangan, baik saat melakukan setoran, tarik uang tunai maupun membayar di toko atau merchant.

Peluncuran layanan terbaru tersebut dilakukan oleh Direktur Bank Mandiri Tardi dan disaksikan oleh Gubernur Banco Central de Timor Leste Abraao de Vanconselos, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad serta Direktur Bank Mandiri Rico Usthavia Frans di Dili, Timor Leste, Rabu (23/3/2016).

Mandiri Mobil adalah mobil yang berisi sarana untuk mendapatkan layanan perbankan, termasuk ATM, dan dapat ditemui di mana saja tanpa harus pergi ke cabang. Sedangkan Mandiri EDC (Electronic Data Capture) adalah mesin gesek yang dapat menerima transaksi kartu pada merchant atau outlet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Tardi, pada tahap awal jumlah Mandiri Mobil dan mesin Mandiri EDC yang akan ditempatkan di Timor Leste masing-masing sebanyak 1 unit dan 50 unit. Ada pun, lokasi penempatan EDC Bank Mandiri di antaranya di Hotel Novo Turismo, Restoran Gion, Bioskop Cineplex, serta Supermarket Lita dan Leader. Layanan tersebut akan memperkuat keberadaan dua kantor cabang perseroan yang telah melayani 45 ribu nasabah aktif di Dili, Timor Leste.

Pengembangan layanan tersebut, lanjut Tardi, merupakan komitmen kuat Bank Mandiri dalam berekspansi di Timor Leste, untuk mengoptimalkan dukungan terhadap pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan Timor Leste.

"Keberadaan Mandiri Mobil dan Mandiri EDC ini diharapkan dapat menjawab keinginan masyarakat Timor Leste yang membutuhkan kemudahan layanan keuangan. Untuk itu, kami siap menambah operasional mobil dan EDC unit ke depan agar dapat menjangkauΒ  semakin banyak masyarakat ," kata Tardi.

Selain menyediakan layanan Mandiri Mobile dan EDC, Bank Mandiri juga menandatangani kerja sama layanan bank tanpa kantor atau branchless banking dengan operator komunikasi lokal, Telkomcel. Kerja sama yang ditandatangani General Manager Bank Mandiri Dili-Timor Leste Lourentius Aris Budiyanto dan CEO Telkomcel Dedi Suherman tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan akses masyarakat Timor-Leste pada layanan perbankan.

Di Timor Leste saat ini terdapat empat bank komersial yang beroperasi, yaitu Banco Nacional de Comercio de Timor-Leste, Caixa Geral de Depositos, ANZ Bank, dan Bank Mandiri.

Data Banco Central de Timor Leste (bank sentral Timor Leste) menunjukkan, pada akhir 2015 total aset perbankan tercatat sebesar US$ 927,8 juta, naik 15% dibandingkan Desember 2014 yang sebesar US$ 805,1 juta dengan dana pihak ketiga (DPK) terhimpun sebesar US$ 724,5 juta, tumbuh 24% dari US5 83,3 juta pada 2014.

Khusus untuk Bank Mandiri Dili Timor-Leste, hingga akhir Desember 2015, DPK yang terhimpun mencapai lebih dari US$ 239 ribu dari 4.471 rekening giro, 39.049 rekening tabungan, serta 236 rekening deposito. Perseroan juga telah menempatkan 15 ATM di seluruh Timor Leste untuk melayani transaksi nasabah.

Tardi menjelaskan, pengembangan layanan di Timor Leste didasarkan pada besarnya potensi retail ecosystem yang ada, khususnya untuk sistem pembayaran di mana penggunaan uang tunai masih cukup dominan.

"Langkah ini juga sejalan dengan Corporate Plan perseroan untuk memfokuskan pada pengembangan bisnis retail payment," jelas Tardi.

Terkait Branchless Banking di Timor Leste, Rico mengatakan, Bank Mandiri sebelumnya telah mengembangkan layanan branchless banking di beberapa lokasi di Indonesia. Layanan ini terbukti dapat memberikan layanan keuangan yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya segmen "unbanked"

"Dengan branchless banking, masyarakat yang berada di wilayah terpencil tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor cabang bank. Cukup datang ke agen Bank Mandiri atau melakukan transaksi keuangan sendiri melalui mobile phone", lanjut Rico.

Pasca penandatanganan, tambah Rico, Mandiri dan Telkomcel akan melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk menjelaskan manfaat dan cara menggunakan layanan ini serta merekrut calon agen-agen bank.Β 

"Harapannya, kami bisa merekrut sekitar 100 agen bank di Timor Leste sampai akhir tahun ini," ujar Rico.

Ada pun, Banco Central de Timor Leste mendukung penuh inisiatif yang diusung Bank Mandiri ini. Gubernur Banco Central de Timor Leste Abraao de Vanconselos, mengatakan pihaknya mengapresiasi inovasi Bank Mandiri ini dalam upaya memberikan nilai tambah terhadap perekonomian Timor Leste dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan.

"Khusus layanan branchless banking, Bank Central sangat berharap layanan ini dapat meningkatkan financial inclusion dan cashless transaction di Timor Leste" jelas Abraao de Vanconselos. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads