BI Kerja Sama dengan Pemda Tingkatkan Potensi Daerah

BI Kerja Sama dengan Pemda Tingkatkan Potensi Daerah

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 31 Mar 2016 10:08 WIB
BI Kerja Sama dengan Pemda Tingkatkan Potensi Daerah
Foto: Ardan Adhi Chandra
Nusa Dua - Banyak daerah di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, namun belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini terjadi karena terbatasnya informasi potensi daerah yang menyebabkan minimnya investasi.

Bank Indonesia (BI) selama ini telah membuat suatu sistem yang mampu memberikan informasi potensi daerah terkait yang kemudian dapat diakses oleh para investor.

"Regional Investor Relation Unit, jadi kan intinya kita ingin membuat informasi tentang potensi daerah itu bisa diakses oleh orang-orang yang ada di luar sana. Orang tuh susah mengakses informasi itu, potensi daerahnya apa? Kalau saya mau investasi di sana persyaratannya apa saja?," terang Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Arief Hartawan dalam acara Training for Trainers, di Hotel Conrad, Nusa Dua, Bali, Rabu (30/03/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peran dari BI juga perlu dibantu oleh Pemerintah Daerah setempat untuk menyelaraskan sistem ini sehingga dapat dioptimalkan dengan baik.

"Jadi menurut saya ke depan peran BI dan juga tentu dukungan dari daerah ya untuk bisa sama-sama. Pemerintah sudah mengeluarkan kebiajakan daftar negatif itu sudah dihilangkan, tapi kemudian dari masing-masing provinsi mungkin ada ketentuan-ketentuan yang unik," tutur Arief.

Sementara ini, sudah ada beberapa daerah yang sudah kooperatif melakukan keterbukaan informasi potensi daerahnya. Keterbukaan informasi ini perlu dikembangkan hingga ke seluruh daerah di Indonesia sehingga potensi daerah dapat termonitor dengan baik.

"Jadi intinya di beberapa provinsi, Bank Indonesia sudah melakukan kordinasi seperti di Jawa Barat ada West Java Incorporated kayak gitu. Model-model seperti ini pengennya tuh bisa dikembangin juga di provinsi lain yang saya yakin potensinya besar banget," kata Arief.

BI saat ini tengah mengkaji lebih dalam untuk terus mengembangkan keterbukaan informasi ini.

"Ini bentuknya seperti apa, siapa saja yang terlibat kita sedang rumuskan. Ini harus dirancang yang benar supaya nanti hasilnya manfaat buat semua," tambah Arief.

Pihaknya juga menambahkan, saat ini sudah ada beberapa Provinsi yang menyambut baik keterbukaan informasi potensi daerah ini guna meningkatkan produktivitas daerah.

"Ada beberapa daerah yang sudah sangat agresif Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Medan juga sudah cukup aktif lah dari Pemerintah Daerahnya. Ini lagi-lagi kan menyangkut tentang daerah ya jadi harus ada kerja sama antara kami dengan Pemda," ujar Arief. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads