Kegiatan Usaha Meningkat, Pengguna Tenaga Kerja RI Naik

Kegiatan Usaha Meningkat, Pengguna Tenaga Kerja RI Naik

Dina Rayanti - detikFinance
Senin, 11 Apr 2016 19:18 WIB
Kegiatan Usaha Meningkat, Pengguna Tenaga Kerja RI Naik
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Bank Indonesia (BI) baru saja mengeluarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU). Hasil SKDU ini mengindikasikan kegiatan usaha pada triwulan I-2016, secara triwulanan, tumbuh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.

Berkaitan dengan peningkatan kegiatan usaha berdampak pula pada peningkatan tenaga kerja. Hal tersebut tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) penggunaan tenaga kerja Triwulan I-2016 sebesar 1,94%, meningkat dibandingkan SBT penggunaan tenaga kerja pada periode sebelumnya yang tercatat mengalami kontraksi (-1,94%).

"Tenaga kerja ini berita yang baik ya, di Q1 dia naik setelah dia turun dari Q2 tahun 2015 karena banyak pemutusan hubungan kerja, nah dari hasil survei mereka akan meningkatkan penggunaan tenaga kerja angkanya 1,94% SBT-nya di Q2 5,58%. Jadi ini bukan hanya berita baik untuk pengusaha tapi untuk pencari kerja," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Statistik Bank Indonesia, Hendi Sulistyowati, di Gedung BI, Jakarta, Senin (11/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan jumlah penggunaan tenaga kerja ini terjadi pada sektor jasa-jasa, keuangan, real estate dan jasa perusahaan. Hasil survei mengindikasikan peningkatan penggunaan tenaga kerja pada sektor jasa-jasa dan sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan sejalan dengan peningkatan kegiatan usaha dalam bentuk penambahan kantor cabang/outlet, demikian halnya pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan, peningkatan aktivitas produksi pada triwulan I-2016 terindikasi mendorong peningkatan penggunaan tenaga kerja.

Sejalan dengan perkiraan ekspansi kegiatan usaha, penggunaan tenaga kerja diperkirakan terus meningkat pada triwulan II-2016 yang terjadi pada sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan, sektor jasa-jasa, dan sektor industri pengolahan. (drk/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads