Ada Tax Amnesty, Dirut BNI: Bunga Bank Bisa Turun

Ada Tax Amnesty, Dirut BNI: Bunga Bank Bisa Turun

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 12 Apr 2016 19:16 WIB
Ada Tax Amnesty, Dirut BNI: Bunga Bank Bisa Turun
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini mulai membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak. Jika disahkan, dana pengusaha Indonesia yang selama ini diparkir di luar negeri diperkirakan akan 'pulang kampung' ke dalam negeri.

Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni mengungkapkan, pulangnya dana yang selama ini ada di luar negeri ini akan membuat likuiditas perbankan dalam negeri semakin baik. Meningkatnya likuiditas juga membuat biaya dana atau cost of fund turun, dan akhirnya bisa menekan tingkat bunga.

"Pasti sangat berharap kalau suplai dana ke dalam negeri meningkat, akhirnya pengaruh pada cost of fund karena likuiditas (naik), ujungnya suku bunga bisa ditekan turun," jelasnya di Paparan Kinerja BNI Kuartal I-2016 di Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (12/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baiquni mengungkapkan, perbankan dalam negeri optimistis bisa menampung dana yang masuk jika kebijakan pengampunan pajak dilakukan, dan menyalurkannya sebagai kredit secara optimal.

"Yah kita berharap sekali. Menyerap berapa? Sebanyak-banyaknya," ujar Baiquni.

Pada laporan kuartal I-2016, BNI telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 371,56 triliun atau naik 21,8% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 305,15 triliun. Dari total DPK tersebut, sebanyak 58,5% merupakan dana murah atau current account saving account (CASA). (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads