Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni mengungkapkan, pulangnya dana yang selama ini ada di luar negeri ini akan membuat likuiditas perbankan dalam negeri semakin baik. Meningkatnya likuiditas juga membuat biaya dana atau cost of fund turun, dan akhirnya bisa menekan tingkat bunga.
"Pasti sangat berharap kalau suplai dana ke dalam negeri meningkat, akhirnya pengaruh pada cost of fund karena likuiditas (naik), ujungnya suku bunga bisa ditekan turun," jelasnya di Paparan Kinerja BNI Kuartal I-2016 di Kantor Pusat BNI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (12/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yah kita berharap sekali. Menyerap berapa? Sebanyak-banyaknya," ujar Baiquni.
Pada laporan kuartal I-2016, BNI telah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 371,56 triliun atau naik 21,8% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 305,15 triliun. Dari total DPK tersebut, sebanyak 58,5% merupakan dana murah atau current account saving account (CASA). (drk/drk)











































