"BI menginisiasi beberapa program pengendalian inflasi, salah satunya menyediakan pusat pengendalian harga pangan strategis, yang bisa jadi pusat informasi. Bukan hanya mengetahui harga pangan, tapi juga informasi virtual bagi pemerintah," katanya ditemui di kantor BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (25/4/2016).
Agus menuturkan, informasi pangan tersebut dinamai PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis). Media informasi ini akan dipakai untuk meng-update informasi harga pangan, stok, hingga waktu panen di seluruh provinsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Menteri Keuangan ini berujar, saat ini, baru satu provinsi yang sudah mengimplementasikan PIHPS, yakni Jawa Tengah lewat PIHPS SiHati atau Sistem Informasi Harga dan Produk Komoditi.
"Kaya PIHPS SiHati yang di Jawa Tengah. Itu bagus sekali langsung kelihatan harga pangan, mana-mana yang akan naik, dan apa-apa untuk penyikapannya," ungkap Agus. (hns/hns)











































