"KUR yang sudah terealisasi sebesar Rp 550 miliar. Untuk sampai akhir April ini diperkirakan mencapai Rp 600 miliar," kata Senior Vice President BNI Kantor Wilayah Surabaya Aryanto Purwadi di sela acara Seminar dan Pameran Indoaqua 2016 di Grand City, Surabaya, Selasa (26/4/2016) malam.
KUR yang sudah tersalurkan, lebih banyak ke pedagang, disusul petani tebu, pertanian dan nelayan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana KUR selain untuk membeli perahu, jaring, juga untuk teknologi. Hal ini untuk meningkatkan pendapatan dari para neyalan," terangnya.
Dalam acara seminar dan pemaran Indoaqua festival 2016, BNI juga menyerahkan KUR secara simbolis kepada petani budidaya ikan sebesar Rp 250 juta dengan bunga 9 persen per tahun. Serta penyerahan kredit komersil kepada debitur di bidang usaha perdagangan hasil laut lokal dan ekspor sebesar Rp 5 miliar dengan menggunakan single digit rate 9,95 persen per tahun.
"Dengan pemberlakuan single rate merupakan bukti bahwa BNI sangat concern terhadap perkembangan bisnis pelaku usaha khususnya di bidang kelautan dan perikanan," tandasnya. (roi/hns)











































