Ketua OJK: Penduduk RI Banyak, Pertumbuhan 5% Tidak Cukup

Ketua OJK: Penduduk RI Banyak, Pertumbuhan 5% Tidak Cukup

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 28 Apr 2016 10:58 WIB
Ketua OJK: Penduduk RI Banyak, Pertumbuhan 5% Tidak Cukup
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Pemerintah telah menargetkan asumsi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2016 sebesar 5,3%. Asumsi pertumbuhan tersebut sejalan dengan perkiraan pertumbuhan yang diperkirakan sebesar 5,2-5,5%.

Kendati demikian, menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad mengatakan, angka pertumbuhan tersebut masih jauh dari yang dibutuhkan untuk menyerap tenaga kerja yang lebih banyak.

"Untuk negara sebesar Indonesia, pertumbuhan 5% itu tidak cukup. Karena tambahan tenaga kerja sangat besar, jumlah penduduk kita ini besar sekali. Maka semua harus dibawa ke level yang lebih tinggi," jelas Muliaman dalam sambutannya di acara Peluncuran Buku Laporan Perekonomian Indonesia 2016, di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Kamis (28/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, untuk memacu lebih tinggi lagi pertumbuhan ekonomi, semua pihak harus memastikan stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan lewat reformasi struktural.

"Karena itu untuk sama-sama mengawal stabilitas dan mendorong pertumbuhan melalui reformasi struktural ini perlu terus diagendakan dan didiskusikan, karena ini tidak mudah dan sederhana. Sinergi koordinasi, kolaborsi serta kepemimpinan dalam proses jadi satu hal fundamental," ujar Muliaman.

"Di sisi lain ada kebutuhan penting yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi. Saya kira ini tidak bisa ditunda. Makanya mewujudkann reformasi struktural. Tanpa itu, sulit mencapai tingkat pertumbuhan lebih tinggi," tambahnya. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads