Program Jaring kembali digelar oleh OJK bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), perbankan dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) di Gedung Cik Puan, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyambut baik adanya usaha OJK dan KKP dan dirinya juga berharap program Jaring ini dapat memberikan kemudahan nelayan dalam menjangkau akses keuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya program Jaring, para nelayan di Bengkalis diharapkan mampu meningkatkan kemampuan nelayan dalam mengelola keuangan mereka. Sehingga diharapkan tidak lagi bergantung pada satu pihak tertentu saja.
"Pelaku usaha khususnya nelayan belum terbiasa mengelola keuangan dengan baik, bergantung pada pengepul," ujar Amril.
Kabupaten Bengkalis yang memiliki luas 483,42 km2 dengan 17 pulau besar dan kecil memiliki keanekaragaman potensi sumber daya alam khususnya kelautan yang sangat besar. Program Jaring diharapkan dapat memberikan efek kemudahan kredit di sektor kelautan dan perikanan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang ada di Kabupaten Bengkalis.
"Target utamanya adalah meningkatkan kredit dan pembiayaan di sektor kelautan dan perikanan. Memperluas akses masyarakat ke layanan jasa keuangan," pungkas Amril. (drk/drk)











































