BTN Targetkan Salurkan Kredit Rp 35 T untuk Pensiunan PNS

BTN Targetkan Salurkan Kredit Rp 35 T untuk Pensiunan PNS

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 02 Mei 2016 13:22 WIB
BTN Targetkan Salurkan Kredit Rp 35 T untuk Pensiunan PNS
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - PT Taspen (Persero) melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Kerja sama tersebut yakni perluasan layanan fasilitas Kredit Perumahan Rakyat (KPR) bagi nasabah pensiunan PNS, serta PNS yang mendekati masa pensiun.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengungkapkan, lewat kerja sama ini, PNS yang telah pensiun atau mendekati pensiun, bisa mengajukan fasilitas KPR dengan pelunasan hingga usia 70 tahun. Targetnya, BTN bisa menyalurkan kredit hingga Rp 35 triliun.

"Calon pensiun di Taspen ada 2,8 juta orang. Kalau target kita 50% kan ada 1,4 juta orang masuk ke kita. Kalau rata-rata satu orang mengajukan kredit Rp 25 juta, yah jumlahnya segitu (Rp 35 triliun). NPL rendah lagi, karena itu pendapatan tetap," jelas Maryono ditemui di kantor pusat Taspen, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (2/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi PNS yang ajukan KPR nggak perlu lagi lunasin sampai batas saat pensiun. Bisa lanjutkan kreditnya sampai usia 70 tahun. Rekening harus pakai BTN, dan tugas Taspen jaga pendapatan tetapnya dari pensiun," jelas dia.

Maryono melanjutkan, dalam kepesertaan Taspen sendiri, saat ini setidaknya ada 4,4 juta peserta aktif dan 2,4 juta peserta pensiun. Atau ada sekitar 6,8 juta orang peserta Taspen yang bisa ditarik jadi nasabah BTN, khususnya KPR.

Selain itu, pensiunan PNS juga mendapatkan kredit lain di luar KPR, seperti kredit multiguna dari banknya. Besaran plafon menyesuaikan dengan jumlah manfaat bulanan yang diterima oleh PNS dan pensiunan PNS.

"Dia sudah punya rumah pun tak masalah mengajukan KPR lagi dengan angsuran dari uang pensiunan itu, selama ini kan batas usia PNS yang diberikan KPR yakni 60 tahun," ujar Maryono. (drk/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads