Sebelum Ada Jaring, Nelayan Dapat Pinjaman dari Dana Desa

Sebelum Ada Jaring, Nelayan Dapat Pinjaman dari Dana Desa

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 02 Mei 2016 16:07 WIB
Sebelum Ada Jaring, Nelayan Dapat Pinjaman dari Dana Desa
Foto: Ardan Adhi Chandra
Bengkalis - Nelayan di Kabupaten Bengkalis, Riau kini mendapatkan kemudahan akses kredit dengan adanya program Jaring (Jangkau Sinergi dan Guideline). Kemudahan akses keuangan ini merupakan program kerja sama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sebelum adanya program Jaring, para nelayan di Bengkalis mengandalkan kredit dari dana desa yang disebut dengan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) dengan plafon maksimal Rp 20 juta dan bunga 12% per tahun.

"Plafonnya maksimal pertama Rp 15 juta, kalau punya surat keterangan usaha bisa Rp 20 juta. Bunganya maksimal 12% per tahun," jelas salah seorang nelayan Bengkalis Iskandar kepada detikFinance di Gedung Cik Puan, Bengkalis, Riau, Senin (2/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bantuan dana desa yang didapatkan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan besaran tiap desa mencapai Rp 5 miliar setiap tahunnya.

"Desa lama Rp 5 miliar desa baru Rp 1 miliar," tutur Iskandar.

Namun dengan adanya program Jaring dengan plafon yang lebih besar mencapai Rp 25 juta dan bunga yang lebih ringan, para nelayan diperkirakan akan beralih ke program tersebut.

"Kalau benar-benar program Jaring dijalankan akan memudahkan para nelayan dalam sisi modal. Bisa lebih banyak lagi nangkap ikannya," tutup Iskandar. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads