Dirut Bank Mandiri: Persaingan Perebutan Dana Deposito Sudah Melonggar

Dirut Bank Mandiri: Persaingan Perebutan Dana Deposito Sudah Melonggar

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 12 Mei 2016 15:50 WIB
Dirut Bank Mandiri: Persaingan Perebutan Dana Deposito Sudah Melonggar
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Persaingan perebutan dana deposito oleh sesama perbankan terasa sudah mulai berkurang memasuki kuartal II-2016. Ini menjadi indikasi bunga deposito bisa terealisasi lebih rendah dari sebelumnya.

"Saat ini memang persaingan dampak dari akhir tahun masih terasa. Tapi menjelang kuartal kedua kelihatannya sudah mulai melonggar persaingan dananya," ujar Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Persaingan bank untuk mendapatkan dana memang cukup tinggi saat likuiditas perbankan mulai ketat. Sehingga cara pintas yang diambil banyak perbankan adalah dengan menawarkan bunga deposito yang tinggi kepada nasabah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bank itu bersaing untuk mendapatkan bunga dana melalui suku bunga deposito," tegasnya.

Maka dari itu, Bank Indonesia (BI) melakukan pelonggaran moneter melalui kebijakan penurunan suku bunga acuan dan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer beberapa waktu lalu. Sehingga pencarian dana menjadi tidak terlalu sulit.

"Kalau makin longgar kan otomatis cari dana tidak makin sulit, otomatis bank pelan-pelan bisa menurunkan bunga dananya. Di samping juga intervensi capping dari deposito yang dimiliki pemerintah," kata Tiko.

Posisi Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan sekarang sudah mencapai 87% atau lebih rendah dibandingkan sebelumnya yang berada pada level 90%. Menurut Tiko, hal tersebut menunjukkan kondisi likuiditas yang membaik.

"Likuiditas sudah membaik, karena LDR kan juga turun. LDR kan sistem sempat hampir 90%, sekarang sudah di 87%, nanti kalau ada terus pelonggaran moneter, nanti suku bunga dana persaingannya akan lebih soft," tandasnya. (mkl/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads