Suku Bunga Deposito Perbankan Turun Jadi 6,67%

Suku Bunga Deposito Perbankan Turun Jadi 6,67%

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 13 Mei 2016 14:25 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Tingkat bunga penjaminan yang merupakan bagian dari skema penjaminan simpanan perbankan didasarkan pada pergerakan bunga simpanan yang berlaku di pasar dengan tetap memperhatikan berbagai faktor likuiditas dan stabilitas sistem keuangan.

Suku bunga pasar (SBP) bank acuan untuk simpanan dalam rupiah masih menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang dikutip detikFinance, Jumat (13/5/2016), rata-rata suku bunga deposito bank acuan pada akhir April 2016 tercatat sebesar 6,67%, turun 15 bps dari bulan sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal serupa terjadi pada suku bunga maksimum yang turun 7 bps dan suku bunga minimum yang turun 23 bps.

Tren penurunan suku bunga simpanan diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2016, seiring dengan pelonggaran kebijakan moneter dan pengumuman struktur suku bunga operasi moneter yang baru.

Dengan dua hal tersebut, intensitas perebutan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan tidak akan naik signifikan di sepanjang tahun 2016.

Bank Indonesia (BI) pada April 2016 mempertahankan BI Rate di level 6,75% dengan BI 7-day (reverse) repo rate (policy rate baru yang mulai berlaku pada Agustus 2016) tetap sebesar 5,5%. Penurunan suku bunga deposito masih berlanjut.

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) membaik menjadi 6,9% yoy pada Februari 2016, namun pertumbuhan kredit melambat ke 8,2%. Dengan demikian, LDR mencapai 89,4%.

Di luar ekspektasi pelaku pasar, Bank of Japan tidak menambah stimulus moneternya. Akibatnya, yen kembali menguat terhadap dolar AS dan harga saham Jepang mengalami penurunan. (drk/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads